Cerita Inspirasiku

  • 15 September 2010

Nama:Rizella Tiaranita

NRP:E14100110

Laskar 20(Bob Sadino)

Seorang kakek yang sudah tua renta dan badanya yang mulai membungkuk sedang berjualan di pinggir jalan.Pada waktu siang hari dengan panas terik matahari aku bersama ibuku yang sedang melintas di sebuah jalan.Tak disengaja aku dan ibuku melihat seorang kakek yang sudah tua yang kulihat sebenarnya sudah tidak sepantasnya untuk berjaualan kerupuk lagi.Seketika aku dan ibuku merasa iba dan kasihan,kami berpikir sudah tidak sepantasnya beliau bekerja dan panas-panasan di tepi jalan.

.Kemudian ibuku menyuruh sopirku untuk berhenti di tempat kakek itu berada.Turunlah kami dan langsung menghampiri kakek itu. Kakek itu tahu kami akan menghampirinya,maka kakek itu segera menjajakan jualanya.Tanpa berlama lama kami memberian uang yang sekiranya bisa untuk digunakan makan sekeluarga.

Kulihat paras muka kakek yang sudah keriput agak bingung,lalu kemudian kakek itu tahu akan maksud kami.Tak kusangka kakek tua itu langsung mengembalikan uang pemberian ibuku,ibuku langung tercengang melihat itu.Kemudian kakek itu berkata saya dan ibu saya memang sudah tua dan sebenarnya saya sebaiknya istirahat dirumah,tapi saya masih merasa kuat dan mampu untuk bekerja dan mencari nafkah untuk keluarga sya dirumah. Dan kakek itu tetap melanjutkan pembicaraanya saya tidak ingin diberi apa-apa seperti pengemis karena saya masih mampu mencari nafkah sendiri.Ibu dan aku kaget seketika,lalu kami bingung seketika,apa yang harus kami perbuat.

Tapi ibuku mempuyai ide,yaitu ibu membeli kerupuk yang dijual oleh kakek itu,Kakek itu langsung menyanggupi permintaan ibuku tadi. Dengan tangan yang mulai bergetar kakek itu mengambil kerupuk satu demi satu.Dengan membawa kantong plastik yang isinya kerupuk kamipun pulang ke mobil.Mobilpun melesat meninggalkan jalan dan kakek yang sudah tua di tempatnya.

Aku pun berpikir dalam lamunanku.Aku berpikir,masih ada orang tua yang seharusnya duduk manis menikmati masa tua,tetapi beliau masih bekerja di bawah sinar terik matahari berjualan di satu tempat ke tempat lain tanpa mengenal kata lelah  dan putus asa.Dan yang membaut aku tersentuh dan menjadi inspirasiku adalahbeliau yang sudah tua masih mau bekerja dan berusaha sedangkan aku jika sudah merasa gagal akan langsung putus asa dan putus semangat.Dengan kejadian itu aku lansung bersemangat dan berusaha untuk bekerja keras dan mengenal lelah dan keluhan.

Add your comment

Leave a Reply